Asset Allocation For Young Investors - Money Under 30

Milenial memiliki pandangan dunia yang berbeda karena generasi ini tumbuh dengan internet dan smartphone. Beradaptasi dengan teknologi baru dan menyesuaikan dengan perubahan apa pun dalam masyarakat dan ekonomi, menjadi mudah bagi para pelaku Investasi Kawula Muda ini untuk mencari investasi panas.

Bahkan dengan pandemi saat ini di seluruh dunia dan saham jatuh ke titik terendah di India, investor milenial dengan cepat melakukan debut investasi di pasar saham AS. Menurut data yang tersedia dengan Stockal millennials menyumbang sekitar 37 persen dari basis pelanggan kami sementara investasi tipikal berada dalam kisaran $ 1.500 hingga $ 2.000 (sekitar Rs.1 lac hingga 1.5 lac) untuk milenial. Seperti yang lainnya, kaum milenial telah memilih platform online sebagai cara yang mudah dan nyaman untuk berinvestasi di pasar saham AS dan membangun portofolio mereka di berbagai geografi dan sektor serta tema terkait.

Beberapa tren teratas yang terlihat dari cara milenial berinvestasi tercantum di bawah ini:

1. Saat kaum milenial mengambil inisiatif, Gen X punya uang

Meski investor milenial jumlahnya besar, Gen X sebenarnya mendorong volume investasi. Meskipun kita mungkin berasumsi bahwa milenial memiliki daya beli yang lebih besar, minat mereka terhadap investasi berisiko rendah, mengingat tabungan yang rendah dan pengeluaran yang meningkat.

Milenial juga berhati-hati dalam menginvestasikan uang mereka dalam satu keranjang dan melakukan diversifikasi dengan menjelajahi berbagai opsi investasi.

2. Media sosial mendorong keputusan uang 

Milenial suka melakukan riset sendiri dan tidak bergantung pada penasihat keuangan untuk berinvestasi di saham. Namun, alat untuk penelitian telah berkembang dari surat kabar dan jurnal ke media sosial. Generasi milenial sering kali mengandalkan peer review dari keluarga dan teman.

Ulasan dan opini semacam itu dengan cepat menemukan jalannya melalui platform jejaring sosial. Selain itu, influencer seperti pakar keuangan, mentor, juga berperan sebagai sumber informasi utama bagi generasi milenial.

3. Investor yang sadar sosial 

Generasi milenial tampaknya memiliki informasi yang sangat baik dan sadar tentang pilihan yang mereka buat dalam hal berinvestasi. Mereka tidak hanya melihat pengembalian tetapi juga sifat perusahaan tempat mereka berinvestasi.

Teknologi energi cerdas, perusahaan teknologi bersih, perusahaan yang mengedepankan tujuan sosial seperti pengentasan kemiskinan, bias gender, dll. Disukai oleh kaum milenial.

Terakhir, sebagai generasi yang dibentuk oleh teknologi, mereka sangat antusias berinvestasi di perusahaan inovatif yang membuat perbedaan dalam cara kita menjalani hidup mereka.

4. Budaya investasi DIY 

Mengambil Kontrol Berinvestasi dengan Alat dan Aplikasi Online – Generasi milenial telah terbiasa menggunakan teknologi untuk setiap aspek kehidupan mereka, jadi masuk akal jika teknologi digital juga telah menjadi komponen penting dalam investasi mereka. Baca lebih lanjut di https://www.infosekilas.com

Dengan alat seperti itu, investor dapat mengambil kendali yang lebih besar, meninjau portofolio mereka kapan saja mereka mau daripada menunggu laporan datang melalui pos setiap tiga bulan. Namun, dengan pemantauan investasi yang terus menerus, kaum milenial terkadang menjadi tidak sabar dan mengharapkan hasil yang cepat, yang tidak ideal untuk berinvestasi di pasar saham mana pun.

4 tren milenial: Bagaimana investor muda mencari investasi

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *