Tidak ada yang tahu kapan ketepatan waktu sepeda di bumi ini. Sejak lama ada kendaraan kuno yang memiliki sesuatu seperti sepeda. Pada saat orang mengenal skuter paling sederhana adalah pada tahun 1790, jauh sebelumnya kendaraan yang ada dapat digolongkan sebagai sepeda. Pada abad ke-19 bentuk roda sepeda hanya satu yang dibangun oleh Louis Baudry de Saunier di Perancis, maka hal itulah yang menarik banyak orang sebagai sejarah awal sepeda.

Pada tahun 1886 ditingkatkan dengan hadirnya sepeda Jerman Baron Karl von Drais yang sejak tahun 1816 telah mengendarai sepeda untuk bekerja. Baron adalah desain velocipede yang dipatenkan, dan saat ini dapat dilihat di museum Paleis het Loo di Apeldoorn, Belanda. Pada tahun 1840 Pandai Besi Skotlandia Kirkpatrick MacMillan bekerjasama dengan von Drais menambahkan mesin pada roda untuk mengendarai sepeda.

Sekitar tahun 1850an dan 1860an, Ernest Michaux dan Pierre Lallement dari Perancis membuat sepeda dengan desain berbeda, dengan meletakkan pedal pada roda depan, dan telah menggunakan rangka yang terbuat dari baja, sedangkan rodanya terbuat dari kayu dengan ban logam. Lallement berimigrasi ke Amerika, di mana ia mematenkan sepeda penemuannya pada tahun 1866. Pada tahun 1870-an seorang pria bernama James Starley mengubah tampilan sepeda Lallement, dengan menempatkan pelana secara seimbang di atas pedal. Sepeda primitif ini dalam sejarah manusia. Motor ini sangat sulit dikendarai, sadelnya sangat tinggi sehingga cukup berbahaya jika terjatuh. Selain itu, letak setang dan pedal sepeda yang terletak di roda depan bermasalah besar dan kurang nyaman.

Kemudian pada tahun 1885 bersama Starley JH Lawson dan Shergold memecahkan masalah ini dengan memperkenalkan rantai, dua roda, dan menurunkan sadel dengan menambahkan tabung jok, kemudian membuat model rangka berlian, dan disebut sebagai sepeda modern pada masa itu. Dengan model baru ini, motor akan lebih aman untuk dikendarai.

Pada tahun 1888 orang Skotlandia John Boyd Dunlop memperkenalkan ban sepeda terbaru. Tidak lama kemudian dibuat freewheel. Tahun 1898 ditemukan cara-cara sistem pengereman sepeda dan pengoperasian persneling dengan tangan. Pada saat ini pun sistem kabel dipasang untuk menarik sistem pengereman jari.

Keberhasilan siklus pengembangan tidak lepas dari seorang Inggris Frank Bowden dan Ignaz Schwinn. Bowden membuka Raleigh Company di Nottingham pada tahun 1890-an. Kami mampu memproduksi sebanyak 30.000 sepeda setahun. Sedangkan Schwinn pindah ke Amerika Serikat dan perusahaan serupa yang didirikan Bowden di Chicago pada tahun 1895. Schwinn memang mendesain ulang tampilan sepeda agar berkendara lebih nyaman dengan menambahkan karet ke sadel, sepeda down the bar, pesanan pabrikan ban karet, merubah struktur sepeda agar lebih menarik, dll. Pekerjaan sepeda Schwinn banyak digemari oleh masyarakat dan hingga abad ke-20 hingga model terbaru sepeda ini menjadi alat transportasi utama bagi jutaan orang di dunia.

Pelopor Sepeda Schwinn Modern

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *